Senin, 06 Februari 2012

Proses Rancangan,Pembuatan dan Pemasaran Handphone

  Pabrik-pabrik ponsel saat ini berebut mengeluarkan seri-seri terbaru. Kalau saingan ada yang mengeluarkan seri baru dan terjangkau, jelas maternity pesaing akan 'geregetan' dan segera rapat untuk ikut mengeluarkan produknya. Kalo tidak maka akan ketinggalan pasar. Apalagi konsumen sekarang sudah pintar dan lebih jeli dalam memilih ponsel. Nah, kita ndak bahas lebih lanjut tentang “perang” yang dilakukan maternity pabrikan. Ingin tahu bagaimana handphone yang sekarang Anda pegang itu sebenarnya dibuat dan bagaimana proses pembuatannya? Nah, itu yang bakal saya bahas. hanya sedikit memang, tapi paling tidak menambah pengetahuan dan wawasan kita tentang handphone.1. SURVEY Biasanya tim vendor akan melihat pasar dan melakukan survey. Mereka tidak segan untuk beli handphone pesaing dan kemudian dibongkar untuk diliat isinya serta teknologinya. Apalagi kalo pesaing mengeluarkan phone baru yang teknologinya canggih. Nah, setelah mendapat masukan dari tim marketing maka tim desain akan menyesuaikan dengan kebutuhan dan way yang ada.2.IDE Setelah tim desain menemukan ide dan konsep, maka mereka segera merancang bentuk phone atau handphone serta pembalut/kulit lapisan handphone dan fitur pengiring. Selain itu mereka juga menentukan tebal tipis yang sesuai dan picture atau trade ponsel yang mau dibuat.3.SKETSA Segera setelah sketsa gambar selesai dibuat maka dibuatlah ponsel-ponselan a.k.a. booby (baca dami) a.k.a. mainan tapi ukuran sudah sesuai dengan aslinya.4.PRESENTASI Hasil booby tadi dipresentasikan kepada tim manajemen dan diuji tingkat ergonomisnya serta kesesuaian dengan pasar atau trend. Setelah itu jenis material/bahan pembuatan baru ditentukan, begitu juga dengan warna yang sesuai akan ditentukan.5.PRODUKSI Lolos dari uji ergonomis maka proses produksi dimulai. Nah proses produksi ini yang menarik. Vendor ponsel seperti Nokia, Motorola dan SE tidak membuat penuh semua touchable atau bahan pembuatnya, jadi hanya chip-chip tertentu atau motherboard ponsel yang mereka buat. Sebagian bahan ada yang dibuat di luar negeri untuk menghemat biaya, antara lain Cina atau India. Mereka memesan produk bahan tertentu sesuai dengan syarat yang mereka ajukan ke pabrik, istilahnya ODM (Original Design Manufacturer).6.SPAREPART Nah, untuk bagian yang sangat umum seperti baterai atau terkadang LCD mereka pesan secara borongan dari pabrikan OEM (Original Equipment Manufacture).7.ROBOT OTOMATIS Proses produksi yang dilakukan sendiri oleh pabrik vendor dilakukan oleh robot. Hasilnya pasti lebih rapi dan cepat. Hanya kalau sudah jadi ponsel baru merakitnya menggunakan tenaga manusia, memasang segel dan frame plus envelopment atau memasukkan ke dus beserta batre, handsfree, buku, CD dan kabel accumulation atau fitur yang lain tergantung vendornya.8.DISTRIBUSISetelah selesai maka bagian pemasaran akan menjual ke berbagai Neg ara a.k.a. diekspor melalui provider yang telah ditunjuk di masing-masing Negara.

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan memberi komentar, jangan spam ya :)