celoteh anak kampung
Kamis, 16 Februari 2012
Cukup Sepanjang "Tweet", Satu Game Tercipta
Screenshot Binary Tetris dibandingkan dengan Tetris versi full. KOMPAS.com — Siapa mengira hanya dengan tulisan sepanjang 140 karakter, a.k.a. sepanjang sound di Twitter, cukup untuk membuat sebuah game.Hal itu dilakukan pengguna bernama Aemkei di GitHub, situs penyimpanan dan berbagi kode pemrograman terkemuka, seperti dikabarkan TheVerge.Game yang dibuat Aemkei cukup beragam dalam proyek bernama 140byt.es. Salah satunya adalah Tetris versi biner (binary tetris).Permainannya memang sangat sederhana, mengendalikan balok yang jatuh di sebuah bidang yang terdiri atas titik-titik. Hanya ada dua jenis balok: satu kotak dan dua kotak."Mesin" mettlesome itu tersusun atas sebuah kode Javascript yang cukup jika dipampatkan ke dalam 140 karakter a.k.a. sepanjang satu sound di Twitter. Namun, kode untuk kendali keyboard dan rendering-nya butuh lebih dari 140 k arakter. Kode lengkapnya ada di GitHub, demo game-nya ada di JSBin. Selain tetris, Aemkei juga pernah membuat minesweeper dan Conway Game of Life dalam 140 karakter. Semuanya bagian dari proyek 140byt.es. 140byt.es dipelopori oleh Jed Schmidt yang dibantu Alex Kloss. Proyek itu terinspirasi karya saint physicist dan Dustin Diaz.
Allahu Akbar, FPI Tidak Sendiri, Elit Islam Berada Di Barisan FPI
Walaupun Front Pembela Mohammedanism (FPI) dihujani cercaan maternity penghujat di sana-sini, ramai-ramai dikebiri media sekuler secara tidak fair, mendapat gonggongan dari Jaringan Mohammedanism Liberal (JIL) dan konco-konco organisasinya, atau lebih tepatnya Jaringan Iblis Laknatullah, toh FPI tidak sendiri.Berbagai dukungan dan simpati terhadap mujahadin FPI terus mengalir dari kaum muslimin, baik secara terang-terangan, maupun diam-diam. Tidak tanggung-tanggung, dukungan itu mengalir dari
elit islam di nusantara, Sebut saja :- Majelis Mujahidin state (MMI),- Jamaah Ansharut Tauhid (JAT),- Forum Umat Mohammedanism (FUI),- GARIS,- Hizbut Tahrir state (HTI),- Majelis Zikir Az-Zikra,- Partai Keadilan Sejahtera (PKS),- Partai Persatuan Pembangunan (PPP),- Muhammadiyah, hingga- Forum Silaturahim Antar Pengajian (Forsap).Dikatakan Ketua Pimpinan Pusat Forum Silaturahim antar Pengajian (PP FORSAP), Hj. Nurdiati Akma, kaum ibu dari majelis taklim tahu betul perjuangan FPI. âTerus terang, kami sakit hati dengan aksi mereka yang mengatasnamakan Gerakan state Damai Tanpa FPI di Bunderan HI. Mereka yang mencerca Habib Rizieq dan FPI adalah mereka yang tidak tahu persoalan. Kami majelis taklim kaum ibu tahu betul sepak terjang FPI," kata Nurdiati Akma yang juga Dewan Pakar PP Aisyiah, organisasi muslimah underbouw Muhammadiyah.
Jujur, kaum ibu majelis taklim merasa nyaman dengan kehadiran FPI yang selama ini menjaga harga diri dan membela kehormatan kaum muslimin yang selalu diinjak-injak oleh mereka yang tidak suka dengan dakwah Islam.
Sebagai contoh, ia pernah melaporkan kasus anak yang direbut oleh pongid tua yang beragama Kristen kepada FPI. âSaya lihat perjuangan FPI sudah bagus, mau membantu dengan ikhlas persoalan umat Mohammedanism tanpa diminta biaya. Seharusnya sebagai umat Mohammedanism bangga dan mensupport FPI,â tukas Nurdiati.
Tak dipungkiri, sebagian ibu-ibu yang jarang ikut pengajian, tidak memperoleh informasi secara utuh tentang FPI. Selama ini mereka termakan oleh pemberitaan media massa yang tidak clean a.k.a. tak berimbang terkait keberadaan FPI. âItulah sebabnya, dalam setiap taklim kaum ibu, saya luruskan informasi tentang FPI yang selalu dikabarkan miring.â
Nurdiati menjelaskan lebih jauh, tentara dan polisi saja berterima kasih pada FPI, karena dengan keberaniannya, memberi peringatan kepada pengusaha tempat hiburan malam, lebih tepatnya tempat maksiat, mulai dari perjudian, tempat pelacuran, hingga membendung berbagai aliran sesat di Tanah Air. Ketika tentara tidak bisa berbuat, FPI lah yang turun menegakkan amar maâruf nahi munkar.
Hal itu bukan tanpa sebab, segelintir tentara dan polisi yang masih bersih nuraninya tidak bisa berkutik ketika berhadapan dengan perintah atasan yang telah silau oleh uang yang diberikan oleh pihak penyelenggara maksiat.
Diakuinya, ada pihak yang secara organisasi, sepertinya tidak mendukung FPI. Padahal, mereka diam-diam mendukung FPI. Muhammadiyah misalnya. Ketua Umum PP Muhammadiyah pun mendukung FPI. Kata Pak Din, segala sesuatu harus ditempatkan pada porsinya. âSaya melihat, pengebirian terhadap FPI, tak lain adalah sebuah pengalihan isu.â
Asal pembaca situslakalaka tahu, dulu ketika umat Mohammedanism memperjuangkan UU Pornografi, sebuah departemen yang melayani surat yang masuk mengenai protes dan usulan dari masyarakat, justru datang dari kalangan atau kelompok yang tidak suka dengan Islam. Mereka secara berbondong-bondong membuat surat penolakan terhadap UU Pornografi. (kekompakan ini yang tidak bisa di baca oleh umat yang mengaku muslim itu). Dan lalu, seorang teman meminta gum umat Mohammedanism membuat hal yang sama.
âSejak itu, saya menginstruksikan kepada kaum ibu di seluruh majelis taklim yang ada untuk membuat surat dukungan terhadap UU Pornografi. Jadi kita harus berinisiatif, saling banyak-banyakan membuat surat dukungan terhadap persoalan yang menyangkut kepentingan umat Islam,â
Begitu juga dengan FPI, Nurdiati meminta kepada kaum ibu di seluruh majelis taklim gum mendukung perjuangan FPI yang saat ini terus dikambinghitamkan. Sesungguhnya pongid kafir dan kaum munafik selamanya tidak akan senang pada Islam.
Sudah sunnatullah, setiap perjuangan menegakkan kebenaran dan memerangi kebatilan, akan selalu berhadapan dengan penentangnya yang keras, seperti halnya Rasulullah Saw menyampaikan risalah Mohammedanism ketika itu. Dibutuhkan kesabaran, strategi, doa dan pengorbanan. FPI tidak sendiri, Allah dan kaum muslimin kan selalu bersamamu. Dan Perang yang tak banyak diketahui oleh publik ini, akan terus berkecamuk hingga perang besar akhir zaman, hingga Allah menunaikan janji-Nya..........
KEMENANGAN ISLAM & MUSLIMIN, Allahu AkbarTernyata OTAK Di Balik Upaya Pembunuhan Pimpinan FPI Itu Bukan DAYAK ??
Ternyata pelaku rencana upaya pembunuhan Delegasi Pimpinan FPI Pusat di Palangkaraya bukan DAYAK (muslim/ non muslim), tapi GEROMBOLAN PREMAN RASIS FASIS ANARKIS binaan Gubernur Kalteng TERAS NARANG yang diback-up Kapolda Kalteng DAMIANUS ZACKY, dengan operator Yansen Binti (diduga BANDAR NARKOBA) & Lukas Tingkes (terpidana KORUPSI dengan Putusan PK Desember 2011, yang sudah In krach tapi kejaksaan takut mengeksekusi).Mereka semua ketakutan dibongkar kebobrokannya oleh FPI, karena FPI justru sedang membela masyarakat DAYAK SERUYAN yang dizalimi penguasa dan pengusaha serta preman di Kab. Seruyan â" Kalteng seperti Kasus Mesuji â" Lampung.
Anehnya media menutup anarkisme TERAS NARANG Cs, justru aktif membentuk opini pembubaran FPI. Licik, FPI yang sedang jadi korban, tapi justru FPI yang dituduh dan dihukum.Mari kita TONTON bersama apa yang akan dilakukan PEMERINTAH PUSAT terhadap GEROMBOLAN RASIS FASIS ANARKIS.........
TERAS NARANG yang melakukan : - penerobosan OBJEK VITAL Bandara, - pengepungan pesawat dengan SENJATA, - perusakan rumah panitia - pembakaran tenda dan panggung DAâWAH ISLAM, - percobaan pembunuhan Pimpinan ORMAS ISLAM, - pengepungan RUMAH DINAS BUPATI Kuala Kapuas.Tonton juga GONGGONGAN PENGIKUT LIBERAL (baik pelaku atau komentatornya sekalian) yang membela PARA ANARKIS tersebut. Apakah PEMERINTAHAN SBY akan tegakkan hukum atau justru ikut memanfaatkan masalah untuk GEBUK FPI sekaligus mengalihkan supply KORUPSI yang sedang menghantam petinggi PARTAI DEMOKRAT?!..
Monopoli perdagangan Minyak, membuat pusat kristenisasi di Kab. Pulang pisau, mendirikan 1000 gereja di kalteng, memelihara preman yang mengatasnamakan pongid DEWAN ADAT DAYAK (DAD), membuat kegiatan yg sifatnya menghamburkan uang dengan mengatasnamakan DAD, dll
ARIES NARANG KETUA DPRD PALANGKA sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Kalteng dalam kasus korupsi di DPRD Dravidian Palangkaraya (Warta Kalteng Online, 27 Mei 2009), Bahkan position tersangka korupsi tak menghalangi pelantikan person Narang sebagai anggota DPRD. Pada tanggal 8 Apr 2010, hakim Pengadilan Negeri Palangkaraya menjatuhkan vonis 1 tahun penjara. Namun demikian, person Narang mengajukan adornment ke Pengadilan Tinggi Kalteng. Sampai saat ini belum ada kelanjutan dari kasus korupsi yang menimpa person Narang, sehingga person tetap menjalankan aktivitasnya, Hebat ya⦠kebal hukum.
Dinasti politik akan menghambat tumbuhnya politik yang baik. Orang harus dinilai atas kerja keras dan prestasi individualnya, bukan karena menyandang nama keluarga besar
Menurut mereka apapun alasannya! Bersalah atau tidak! Pokoknya, FPI HARUS DIBUBARKAN!!!
Supaya bos-bos pemilik tempat maksiat, bandar narkoba, perampas hak rakyat jelata dan biang penistaan agama beserta para bekingnya bebas melakukan aktifitasnya, tanpa dihantui rasa takut.
Agar media elektronik dan cetak memberitakan sepak terjang FPI. Yang meresahkan para pemilik T4 hiburan malam (T4 maksiat) beserta oknum polisi yg membekingnya tidak pusing lagi.
Ingatkah pembaca situslakalaka manakala menteri miras gagal dapat kucuran dana dari bandar miras, karena sepak terjang FPI ??.
Jadi lebih baik FPI DIBUBARKAN ??????????